Langsung ke konten utama

Imam Besar FBR Menolak Duduk di Kepengurusan Majelis Kaum Betawi

Suarakaumbetawi.com Jakarta,- Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR), KH. Lutfi Hakim, dalam pesan singkatnya yang beredar di Whattapps, menyatakan diri menolak dan tidak bersedia dilibatkan dalam kepengurusan Majelis Kaum Betawi (MKB). Alasannya, karena dirinya sedang berkonsentrasi melakukan pembenahan-pembenahan di tubuh FBR di dalam memenangkan masa depannya.

Namun begitu, Kyai Lutfi yang juga Wakil Ketua PWNU Jakarta, mengapresiasi dan memberikan ucapan selamat kepada seluruh personel di Majelis Kaum Betawi yang baru dilantik.

“Semoga MKB mampu menjadi garda terdepan dan satu-satunya wadah yang memperjuangkan aspirasi kaum Betawi,” pungkasnya.

Seperti diketahui Ketua Majelis Kaum Betawi, Marullah Matali, mengumumkan 11 personel Wali Amanah organisasi yang dipimpinnya, Selasa (15/8/2023), di Resto Pulau Dua, Senayan, Jakarta Pusat.

Berikut nama ke-11 Wali Amanah Majelis Kaum Betawi yang pengangkatannya didasarkan pada Surat Keputusan Ketua Majelis Kaum Betawi Nomor 002/KET-WA/MKB/VIII/2023 tentang Susunan Personalia Wali Amanah Majelis Kaum Betawi
1. DR H. Marullah Matali, LC,,M.AG (ketua)
2. H. ZAINUDDIN, MH., SE (wakil ketua merangkap anggota)
3. H Riano P. Ahmad, SH (wakil ketua merangkap anggota)
4. KH. Luthfi Hakim, MA (wakil ketua merangkap anggota)
5. Drs. H. Ma’mun Amiin (anggota)
6. Hj. R. Ida Wara Suprida, SH (anggota)
7. M. Ihsan, SH (anggota)
8. Drs. Munir Arsyad M.Pd (anggota)
9. Drs. H. Abdul Ghoni (anggota)
10. H. Dedy Firmansyah Syukur (anggota)
11. Drs. H. Beky Mardani, MM (anggota)

Untuk kesekretariatan dan kebendaharaan, berikut susunan personalianya:
Kesekretariatan
1. Syarif Hidayatullah (kepala)
2. Anas Ma’ruf (anggota)
3. Syamsudin Abdullah (anggota)
4. M. Ichwan Ridwan (anggota)
5. Budi Susanto (anggota)

Personel kesekretariatan dan kebendaharaan Majelis Kaum Betawi. Foto: Id-Times/Rohman
Kebendaharaan
1. Hj. Ida Farida (kepala)
2. Zahir Ali (anggota)
3. H. Hamzah (anggota)
4. Hj. Faridah Hastuti (anggota)
5. Nur Ichsan Absani (anggota)
6. Alfian Rifai (anggota)

Marullah menyebut, sebagaimana tertuang dalam SK Nomor 002/KET-WA/MKB/VIII/2023, wakil ketua dan anggota Wali Amanah Majelis Kaum Betawi bertugas secara bersama-sama menyusun susunan dan personalia kelembagaan adat Majelis Kaum Betawi, mendinamisasikan dan meningkatkan partisipasi organisasi kemasyarakatan Betawi, tokoh Betawi, pemuka agama Betawi, akademisi Betawi dan pelaku budaya serta masyarakat Betawi dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan masyarakat, politik, sosial, ekonomi, budaya dan penyelesaian masalah-masalah sosial kemasyarakatan di Provinsi Jakarta.(Red) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketum FBR Serukan Geruduk Trans7 dan Tuntut Permohonan Maaf

SUARAKAUMBETAWI | JAKARTA – Media sosial kembali diramaikan dengan tagar #BoikotTrans7, yang mendadak viral pada Selasa pagi, 14 Oktober 2025. Tagar tersebut muncul menyusul tayangan program Xpose Uncensored milik Trans7 yang dianggap menyinggung kehidupan di salah satu pondok pesantren ternama, Lirboyo di Kediri, Jawa Timur. Potongan video dari acara itu dinilai provokatif dan menuai kecaman dari warganet, khususnya kalangan santri dan alumni pesantren. Tayangan tersebut dianggap bersifat stereotip, agitatif, dan berpotensi merusak citra ulama tradisional. Ketua Umum FBR sekaligus Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta, KH Lutfi Hakim, menyesalkan tayangan tersebut.  "Tidak hanya membahayakan citra seorang ulama tradisional, tetapi juga melecehkan kehidupan pesantren di Indonesia. Nilai-nilai Aswaja yang menekankan tazim dan adab terhadap ulama harus dihormati," ujar Lutfi Hakim dalam keterangan resminya, Selasa 14 Oktober 2025. Menurutnya, media massa memiliki tanggung j...

Komisioner BAZNAS (BAZIS) DKI Difasilitasi Mobil Mewah Pakai Dana Umat

SUARAKAUMBETAWI | Jakarta, - Imam Besar Forum Betawi Rempug (FBR) Kyai Lutfi Hakim turut angkat bicara terkait komisioner BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta diguyur Innova Zenix. “Seharusnya, dana atau cuan pembelian 5 unit Innova Zenix itu dikembalikan ke umat. Karena itu bersumber dari dana umat Islam,” ujar Kyai Lutfi Hakim yang merupakan Imam Besar FBR ini, Kamis (17/7/2025). Dijelaskannya, tidak ada aturan ataupun hak bagi para Komisioner BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta untuk mempergunakan dana umat untuk mendapatkan fasiltas wah, apalagi kepentingan pribadi. “Mestinya dibelikan untuk yang bermanfaat bagi umat, misalnya membeli ambulance, membiayai fasilitas kesehatan atau pendidikan dan lain - lain, tidak untuk fasilitas komisioner,” tegasnya. Dikabarkan, lima komisioner BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta sedang dilanda isu tidak sedap, yakni dugaan skandal gratifikasi berupa lima unit Toyota Innova Zenix. Hal ini pun menjadi perbincangan hangat publik, tokoh, aktivis dan penggiat Ibu Ko...

MENYONGSONG 24 TAHUN FBR: DARI TUDUHAN NORAK DAN PENUH ANCAMAN, MENUJU PILAR BUDAYA BETAWI

SUARKAUMBETAWI | JAKARTA,- Salam rempug, dua puluh empat tahun sudah Forum Betawi Rempug (FBR) hadir di tengah masyarakat Jakarta dan sekitarnya. Sebuah perjalanan panjang bagi sebuah organisasi massa yang lahir dari semangat kebudayaan, identitas, dan solidaritas msayarakat Betawi. Meski tak luput dari kritik, kontroversi, bahkan upaya pembubaran, FBR tetap bertahan—terus tumbuh dan meluas hingga ke luar wilayah Jakarta, menyatukan masyarakat Betawi lintas batas dalam barisan kerempugan. Di saat banyak ormas dituding meniru gaya militer atau menampilkan wajah represif, FBR memilih jalur berbeda: jalur budaya dan kedaerahan. Gaya khas lokal Betawi dengan keluguan, kelugasan dan kesederhanaannya, yang sempat dicibir “norak” pada awal kemunculannya, justru menjadi ciri khas yang membedakan FBR dari organisasi lain. Gaya ini pula yang menjadikannya dekat dengan rakyat, bukan dengan kekuasaan. Tidak bisa dipungkiri, perjalanan FBR memang tidak selalu mulus. Ada masa ketika cit...