Langsung ke konten utama

Audiensi Dengan Fwji, Danramil: Semoga TNI Terus Bersinergi Dengan Insan Pers

Suarakaumbetawi.com Parungpanjang -Pengurus Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Jakarta Barat didampingi FWJI Pos Unit Parungpanjang melaksanakan Audensi dan bersilaturahmi dengan Danramil 0621-23/PP yang dalam hal ini disambut langsung oleh Danramil Kapten INF Mulyadi di markas Komando Rayon Militer 0621-23 Parungpanjang. " Rabu pukul 14.30 wib ( 30/08/2023)

Dalam audensi dan silaturahmi kali ini, Ketua FWJI Jakarta barat Wawan menyampaikan ucapan terima kasih atas ketersediaan Bapak Danramil Kapten INF Mulyadi yang telah menerima secara langsung rombongan jajaran kepengurusan dari Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Korwil Jakarta barat bersama Pos unit FWJI Jakarta barat Parungpanjang.

Acara audensi Fwji Danramil didampingi para prajurit TNI AD yang sedang menjalankan tugas piket di Mako Rayon militer 0621-23 Parungpanjang dari unsur TNI AD Peltu Jajang Sopian (Batituud) Bintara tinggi usaha urusan dalam.Pelda Amirudin Saragih( Babinsa Kabasiran ),Koptu Asep Arifin ( Babinsa Gintung Cilejet) 

"Salam hormat dan ucapan terimakasih kepada bapak Danramil yang telah bersedia menyempatkan waktunya untuk menerima dan menyambut kedatangan kami secara langsung." Ucap Wawan 

Dalam kesempatan yang sama,Danramil Kapten INF Mulyadi memberikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas audiensi dan silaturahmi dari jajaran kepengurusan Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) korwil Jakarta barat.

"Selamat datang dan terimakasih kepada bapak Wawan dan jajaran kepengurusan FWJI korwil Jakarta barat, saya pribadi mewakili Koramil 0621-23/PP juga sudah menunggu kehadirannya".Terang Danramil

Pada akhir penyampaiannya ketua FWJI Jakarta barat berharap dengan audensi ini kami berharap sinergitas antara FWJI dan Koramil 0621-23/PP ini semakin erat apalagi di Parungpanjang ini ada pos unit FWJI. Pertemuan hari ini bisa menjadi momentun yang pas untuk kita semua membangun sinergitas antara Koramil dan Insan Pers di bumi Parungpanjang ini. Semoga jalinan silaturahmi dan keinginan dalam bersinergitas juga bisa dimaknai secara positif."Tutupnya 

Dari unsur pers yang tergabung di wadah forum wartawan jaya Indonesia (FWJI), hadir Ketua Fwji Jakbar Tb. Wawan Djunaedi sekaligus Pimpinan Redaksi Media Updatetoday, Sekjend Melky dari Tabloid dan online Media Suarametropol, David Nainggolan dari Kompasspopuler, OKK Sukirman dari media Cyberbhayangkara, Anwar Achmad Ketua Pos Unit Parungpanjang sekaligus Ketua bidang Peneliti dan Pengembang di FWJI (LITBANG), Sulaeman Humas FWJI dari media Refublik. Organisasi kewartawanan di bawah konstituen FWJI Jakarta Barat,para pimpinan umum perusahaan dan pemimpin redaksi media cetak,Tabloid dan online.(Red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketum FBR Serukan Geruduk Trans7 dan Tuntut Permohonan Maaf

SUARAKAUMBETAWI | JAKARTA – Media sosial kembali diramaikan dengan tagar #BoikotTrans7, yang mendadak viral pada Selasa pagi, 14 Oktober 2025. Tagar tersebut muncul menyusul tayangan program Xpose Uncensored milik Trans7 yang dianggap menyinggung kehidupan di salah satu pondok pesantren ternama, Lirboyo di Kediri, Jawa Timur. Potongan video dari acara itu dinilai provokatif dan menuai kecaman dari warganet, khususnya kalangan santri dan alumni pesantren. Tayangan tersebut dianggap bersifat stereotip, agitatif, dan berpotensi merusak citra ulama tradisional. Ketua Umum FBR sekaligus Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta, KH Lutfi Hakim, menyesalkan tayangan tersebut.  "Tidak hanya membahayakan citra seorang ulama tradisional, tetapi juga melecehkan kehidupan pesantren di Indonesia. Nilai-nilai Aswaja yang menekankan tazim dan adab terhadap ulama harus dihormati," ujar Lutfi Hakim dalam keterangan resminya, Selasa 14 Oktober 2025. Menurutnya, media massa memiliki tanggung j...

MENYONGSONG 25 TAHUN FBR: DARI STIGMA "NORAK" MENUJU PILAR BUDAYA BETAWI

SUARAKAUMBETAWI | JAKARTA, Dua puluh lima tahun bukan sekadar angka statistik bagi Forum Betawi Rempug (FBR). Ia adalah saksi bisu metamorfosis sebuah entitas yang lahir dari rahim keresahan identitas di jantung ibu kota. Dari sebuah organisasi massa yang kerap dipandang sebelah mata, kini FBR berdiri sebagai pilar kebudayaan yang melintasi batas administratif Jakarta, menyatukan masyarakat Betawi dalam satu barisan kerempugan yang kian dewasa. Di tengah tren ormas yang gemar bersolek dengan gaya paramiliter atau menampilkan wajah represif, FBR konsisten menempuh jalan sunyi, jalur kebudayaan. Keluguan, kelugasan, dan kesederhanaan khas Betawi yang sempat dicibir “norak” pada awal kemunculannya, justru kini menjadi antitesis bagi organisasi lain yang kaku. Gaya inilah yang menjaga FBR tetap membumi, lebih dekat dengan napas rakyat kecil ketimbang dengan koridor kekuasaan. ** Refleksi dan Transformasi ** Kita tak boleh menutup mata pada sejarah. Perjalanan FBR memang tak se...

Pengukuhan MUI Pusat Berlangsung Khidmat, FBR Ikut Berpartisipasi dalam Pengamanan

SUARAKAUMBETAWI | JAKARTA - Forum Betawi Rempug (FBR) turut berpartisipasi dalam pengamanan pengukuhan dan perkenalan (ta’aruf) Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat periode 2025–2030 yang digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu pagi. Acara tersebut mengangkat tema “Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa.” Acara ini turut dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang didampingi Menteri Agama Nasaruddin Umar. Presiden Prabowo tampak langsung menghampiri jajaran pimpinan MUI dan menyalami mereka satu per satu usai prosesi pengukuhan. Di barisan depan, bersama para pimpinan MUI, turut hadir Ketua MPR RI Ahmad Muzani, sejumlah menteri kabinet, tokoh nasional, pimpinan ormas Islam, serta tamu undangan lainnya. Ketua Umum FBR KH Lutfi Hakim mengatakan, keterlibatan FBR dalam pengamanan kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen organisasi dalam menjaga ketertiban dan menghormati peran ulama sebagai penjaga moral bangsa. “FBR hadir untuk membantu pe...